Tampilkan postingan dengan label pengobatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengobatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Juni 2011

susah BAB obati dengan ENZYMFORT


ENZYMFORT  Pancreatinum N.F. Fortified mengobati susah BAB

Obat ini adalah obat urus-urus/obat untuk saluran cerna atau dalam dunia kedokteran disebut dengan laksativa (pencahar) dan termasuk obat bebas. Obat bebas dapat dikenali karena terdapat tanda lingkaran warna hijau dengan garis tepi hitam. Enzymfort diproduksi oleh pabrik obat KIMIA FARMA JAKARTA-INDONESIA. Enzymfort  berbentuk tablet salut enteric. Tiap tabletnya mengandung:
  • Pancreatinum N.F. Triple Strength: 150 mg
  • Ekstrak empedu (bile extr): 25 mg
  • Vitamin  B1: 2 mg
  • Vitamin B2: 2 mg
  • Vitamin B6: 0,25 mg (atau 250 mcg)
  • Nikotinamid: 7,5 mg
Indikasi dari Enzymfort adalah untuk menstimulasi sekresi empedu, memperbaiki pencernaan dari karbohidrat, protein dan lemak. Dengan dosis pemakaian yaitu 1-2 drag 3 kali sehari.

sumber: ISO vol.45 2010 s.d. 2011

Jumat, 27 Mei 2011

cara praktis jaga kecukupan vitamin B complex


BETOMINPLEX VITAMIN B COMPLEX + B12 adalah salah satu solusi dan cara praktis memenuhi kebutuhan vitamin B complex yang sangat penting bagi kesehatan. Satu kemasan Betominplex terdapat 100 kaplet salut gula yang mudah ditelan dan tidak berasa. Betominolex ini diproduksi oleh PT.ARTOIS PHARMACEUTICAL INDUSTRY TANGERANG-INDONESIA
Indikasi : untuk mencegah dan mengobati penyakit kekurangan vitamin B.
Dosis : 1 kaplet sehari atau atas petunjuk dokter.
Simpan di tempat sejuk kering.

Komposisi (kandungan) Betominplex adalah semua jenis vitamin yang termasuk vitamin B complex yaitu vitamin B1, vitamin B2, vitamin B6, vitamin B12, Calcium Panthothenate, Nicotinamide dan Folic Acid. Berikut ini penjelasan tentang kandungan-kandungan tersebut menurut buku Ilmu Kesehatan Masyarakat:
1. Vitamin B1 (Thiamin)
Dapat dikonsumsi dari beras tumbuk, kacang-kacangan kering seperti kacang hijau, kacang tholo, kacang tanah, kacang merah dan lain-lain, juga pada sayuran hijau, susu, ikan dan telur. Jika kekurangan vitamin B1 akan mengakibatkan penyakit beri-beri. Beri-beri dapat kita kenali dengan gejalanya yaitu kesemutan, terasa lelah pada kaki, pegal-pegal pada tangan dan kaki, nafsu makan hilang, jantung berdebar-debar, lalu muncul oedema yang mula-mula pada kaki kemudian bisa menyebar ke seluruh tubuh.
2. Vitamin B2
Cheilosis adalah penyakit yang timbul akibat kekurangan vitamin ini, gejalanya luka-luka di sudut mulut dan tumbuh pembuluh-pumbuluh darah halus pada kornea mata. Vitamin B2 berguna untuk pernafasan sel, pertumbuhan, pemeliharaan jaringan syaraf, jaringan ephitel dan kornea mata. Kita bisa mendapat vitamin ini dari beras tumbuk, kacang-kacangan, sayuran hijau dan susu.
3. Vitamin B6 (pyridoxin)
Sumber vitamin B6 adalah hati, beras tumbuk, kacang-kacangan dan sayuran hijau. Terjadinya metabolisme protein dan lemak memerlukan vitamin ini. Jika kekurangan akan mengakibatkan anemia (penyakit kurang darah) dan dermatitis (penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur).
4. Vitamin B12
Peran penting vitamin B12 adalah dalam pembentukan eritrosit (sel darah putih) dan apabila kekurangan vitamin ini menyebabkan anemia seperti pada kekurangan vitamin B6 tetapi anemia ini jenis pernisiosa. Berbeda lagi dengan anemia yang timbul karena kekurangan zat besi yang disebut anemi gizi. Untuk mencegah anemia pernisiosa dapat dilakukan dengan mengkosumsi vitamin ini dari hati, daging, ikan dan kerang.
5. Calcium Panthothenate
Dalam buku Ilmu Kesehatan Masyarakat yang khusus diajarkan pada anak didik di SMK Farmasi disebutkan Asam Panthothenat yang dibutuhkan untuk berlangsungnya proses sintesa lemak dan sterol dalam tubuh.
6. Nicotinamide
Dalam buku Ilmu Kesehatan Masyarakat yang khusus diajarkan pada anak didik di SMK Farmasi disebutkan Asam Nicotin atau Niacin. Pellagra adalah penyakit yang timbul jika kekurangan niacin. Pellagra sering terjadi pada orang yang menjadikan jagung sebagai sumber hidrat arang yang utama. Jagung tersebut hanya sedikit mengandung niacin dan tryptophan (dapat diubah menjadi niacin). Gejala dari Pellagra yang dapat kita kenali yaitu pecah-pecah pada kulit yang terkena sinar matahari dan gangguan pencernaan. Gejala yang lain adalah gangguan pada sistem syaraf.
7. Folic Acid
Folic acid atau asam folic ini memiliki peran penting seperti vitamin B12 yaitu berperan dalam pembentukan eritrosit (erythrosit) dan akan timbul anemia jika kekurangan asam folic.
Dalam buku Ilmu Kesehatan Masyarakat yang khusus diajarkan pada anak didik di SMK Farmasi menyebutkan komponen vitamin B Complex selain yang diatas adalah Cholin dan Biotin. Cholin dan Biotin ini memiliki peran penting dalam metabolisme dan juga pengangkutan lemak. Kekurangan vitamin ini dapat terjadi perlemakan pada organ hati sehingga mengganggu fungsi hati. Fungsi hati adalah menetralkan racun di dalam tubuh, menghasilkan empedu dan glikogen, dsb.

obat tetes telinga

OBAT TETES TELINGA

ERLA MYCETIN CHLORAMPHENICOL ear drops (tetes telinga)
Pabrik : ERELA Semarang-Indonesia
Netto 10 ml OBAT KERAS
Komposisi : Chloramphenicol base (Kloramfenikol) 1 %
Indikasi : Infeksi superfisial pada telinga luar oleh bakteri Gram positif atau Gram negatif yang peka terhadap Chloramphenicol .
Kontraindikasi : Hipersensitif, perforasi membran timpani.
Cara pemakaian : Teteskan kedalam lubang telinga 2-3 tetes, 3 kali sehari. Atau menurut petunjuk dokter.
Harus dengan resep dokter. Simpan pada suhu dibawah30ºC, terlindung dari cahaya.

Rabu, 18 Mei 2011

Ampicillin

A. AMPICILLIN
Obat generik Ampicillin 125 mg/5ml berupa sirup kering. Sirup kering adalah sirup yang bentuknya serbuk dalam botol, apabila akan digunakan harus ditambah air matang sesuai petunjuk lalu dikocok sampai homogen. Isi bersih ampicillin ini 60 ml (setelah dicampur air matang) dan diproduksi oleh Sampharindo Perdana Semarang-Indonesia.
B. INDIKASI
Indikasi dari obat yang termasuk obat keras ini adalah Infeksi yang disebabkan oleh bakteri Gram positif dan/atau Gram negatif yang peka terhadap Ampicillin.
Infeksi saluran kemih seperti pielonefritis akut dan kronik, sistitis.
Gonore yang tidak terkomplikasi.
Infeksi alat kelamin wanita, pelvis kecil seperti aborsiseptis, perviperitonitis, demam puerperal.
Infeksi saluran pencernaan seperti Shigellosis, Salmonelosis.
SIMPAN DI TEMPAT YANG SEJUK DAN KERING (15-25)ºC, SERTA TERLINDUNG DARI CAHAYA.
Kadaluwarsa : setelah serbuk kering disimpan selama 3 tahun.
C. KOMPOSISI
Setelah dilarutkan sesuai petunjuk, tiap 5 ml sirup mengandung Ampicillin Trihidrat setara 125 mg Ampicillin Anhidrat.
D. CARA PENCAMPURAN & PENGGUNAAN
Tambahkan 51 ml air matang kocok sampai suspensi homogen.
Suspensi yang telah dibuat tidak boleh disimpan lebih dari 7 hari.
Untuk pembuatan 60 ml suspensi.

E. DOSIS
Secara umum dapat digunakan dosis pemakaian sebagai berikut :
- Dewasa dan anak-anak dengan berat badan > 20 kg : 3-4 kali 250-500 mg per hari.
- Anak-anak dengan berat badan < 20 kg : 50-100 mg/kg BB (kilogram berat badan)/hari, dibagi dalam 4 dosis, tiap 6 jam.
Dosis tinggi diberikan untuk infeksi yang lebih berat. Diminum 1 jam sebelum makan. HARUS DENGAN RESEP DOKTER KOCOK DAHULU SEBELUM DIMINUM.

Sabtu, 14 Mei 2011

obat pasien diare


Seorang anak laki-laki dengan berat badan sekitar 20 kilogram terkena penyakit diare. Anak berumur 6 tahun ini diperiksakan ke seorang bidan lalu diberi obat-obat sebagai berikut :
1.      

1. ETABIOTIC 500 AMPICILLIN

PT.ERRITA PHARMA BANDUNG-INDONESIA adalah pabrik pembuat Etabiotic yang merupakan obat keras dan obat golongan antibiotik. Etabiotic mengandung  Ampisilin trihidrat setara ampisilin anhidrat sebanyak 500 mg. obat ini dapat mengobati  Infeksi saluran nafas, saluran kemih, alat kelamin wanita, pencernaan dan gonore non komplikasi.
2.      







2. ENAKUR
Enakur mempunyai khasiat sebagai obat antimutah dan mual atau antiemetik (dalam dunia kedokteran) yang diproduksi oleh pabrik obat bernama HARSEN-JAKARTA-INDONESIA. Dan termasuk dalam golongan obat keras yang mengandung Metoklopramid-HCl 10 mg. Obat antiemetik ini memiliki kontra indikasi terhadap penderita hipersensitif, pendarahan gastrointestinal obstruksi mekanik atau perforasi dan epilepsi. Enakur memiliki efek samping berupa Dosis tinggi dapat terjadi gejala pusing, mengantuk, lemah, lelah, gelisah,konstipasi diare, urtikaria dan mulut kering. Dosis pemakaiannya  untuk dewasa adalah 3 kali sehari 1 tablet sebelum makan atau sebelum tidur.

3. GRAFAZOL 500 Metronidazole
Grafazol termasuk obat golongan antiamuba (berbeda dengan antibiotik) dan diproduksi oleh sebuah pabrik obat bernama GRAHA FARMA. Disebutkan 500 maksudnya obat ini mengandung 500 mg Metronidazol. Obat ini termasuk obat keras dengan indikasinya adalah Amubiasis intestinal, ekstraintestinal, trikomoniasis, giardiasis, lamliasis dan infeksi bakteri anaerobik. Bakteri anaerobik maksudnya bakteri yang tidak bernafas/tidak memerlukan oksigen untuk terus hidup. Grafazol memiliki kontra indikasi terhadap penderita Hipersensitif, wanita hamil trimester I, penderita dengan penyakit susunan syaraf pusat (SSP) aktif dan riwayat penyakit diskrasia darah.

4. Graseric 150 Ranitidin HCl

Pabrik obat GRAHA FARMA adalah pabrik obat yang memproduksi Graseric. Graseric termasuk obat keras yang berkhasiat sebagai obat untuk saluran cerna dan mengandung Ranitidin HCl 150 mg dan bentuknya berupa tablet salut selaput. Indikasinya adalah pengobatan jangka pendek tukak usus dua belas jari dan hipersekresi patologi. Dan memiliki kontra indikasi terhadap penderita hipersensitif. Perlu diperhatikan bahwa Graseric ini memiliki efek samping yaitu kadang dapat terjadi pusing, mual, diare, malaise, bradikardia, konfusi dan gangguan fungsi seksual. Penggunaan untuk dewasa dengan dosis sebagai berikut:
  •  Tukak duodenum aktif: 2 kali sehari 150 mg atau 1 kali sehari 300 mg sebelum tidur selama 4-8 minggu.
  • Terapi pemeliharaan: 150 mg sebelum tidur.
  • Esofagitis refluks: 2 kali sehari 150 mg sampai 6 minggu.
5.       5. KAOTIN Kaolin, Pectin
Kaotin diproduksi oleh pabrik obat ERELA SEMARANG – INDONESIA.
Kaotin adalah sirup 60 mililiter dalam boto,l yang termasuk obat bebas, sebagai antidiare dan dibuat dengan cara suspensi .
Tiap 5 ml suspensi Kaotin mengandung:
-          -Kaolin ringan 985 mg
-          -Pektin 22 mg
Indikasi dari obat ini adalah pengobatan diare ringan, dan diare yang tidak diketahui penyebabnya. Sedangkan kontra indikasinya adalah penderita dengan hambatan pada usus atau usus tersumbat. Digunakan dengan dosis:
-          -Anak-anak <2 tahun: 4 kali sehari 1 sendok takar sirup atau atas petunjuk dokter
-Anak-anak >2 tahun: 4 kali sehari 2-4 sendok takar
-         
-          -Dewasa:  4 kali sehari 2-4 sendok makan.


Sumber: ISO (Informasi Spesialite Obat) volume 45-2010 s/d 2011